Artikel /

Tips Membuat Bisnis Anda Tetap Stabil

Blog Artikel dan Info

Ketrampilan dalam mengatur keuangan, terutama yang terkait dengan manajemen keuangan dalam sebuah bisnis mutlak diperlukan. Membangun brand yang kuat serta menghasilkan penjualan yang tinggi memang sangat dibutuhkan untuk mempertahankan laju roda bisnis. Namun jika cash flow bisnis tidak terkontrol maka dapat menggerogoti usaha tersebut hingga bisa berujung kebangkrutan. Maka dari itu mengelola dan menjaga cash flow bisnis agar tetap stabil, sehat dan aman mutlak dilakukan.

Berikut beberapa tips yang bisa digunakan untuk menjaga kestabilan bisnis:

1. Mengetahui biaya produksi dan pengeluaran

Memberikan diskon adalah salah satu cara yang paling ampuh dalam menarik konsumen untuk membeli atau menggunakan produk/ jasa Anda. Namun jika Anda kemudian menjualnya dibawah harga pokok atau biaya produksi, tentu saja akan menghasilkan cash flow yang negatif. Maka sebelum memberikan diskon, ketahui dan kalkulasikan dulu berapa biaya produksi produk tersebut. Setelah ditentukan maka Anda dapat menghitung besaran diskon yang bisa diberikan dengan tetap mengutamakan kestabilan cash flow.

2.Menerapkan strategi bundling

Selain memberikan diskon pada pelanggan, Anda juga bisa menerapkan strategi bundling untuk menarik konsumen. Disini Anda bisa menawarkan paket dengan menggabungkan beberapa produk atau jasa dalam satu paket. Misalnya, menawarkan snack yang dibuat satu paket dengan minuman ringan yang ditawarkan dengan harga khusus. Strategi ini banyak diminati oleh konsumen karena nilai lebih yang diberikan daripada membeli produk secara terpisah. Keberhasilan strategi ini tergantung pada bagaimana Anda bisa memadupadankan sebuah paket. Strategi bundling ini akan memberikan sedikit peningkatan harga dengan daya tawar yang tinggi sehingga akan menjaga arus kas tetap stabil dan aman.

3. Menawarkan dengan harga yang lebih tinggi

Besarnya keuntungan yang ingin didapatkan tergantung pada setinggi apa penawaran yang Anda ajukan pada konsumen. Untuk mendapatkan transaksi dengan nilai yang besar, maka Anda juga menawarkan dengan harga yang besar pula. Dengan demikian konsumen akan menawar dengan harga yang tidak terlalu jauh dari harga yang ditawarkan.

Yang harus diperhatiikan adalah mengetahui standar harga yang berlaku. Jangan sampai Anda mematok harga yang tidak logis. Mematok harga tinggi untuk sebuah produk tertentu yang memang pantas, terkadang membuat konsumen tertarik karena mereka merasa yakin dengan mutu yang Anda tawarkan.

4. Mendorong pembelian berulang

Jika bisnis Anda fokus pada volume transaksi, maka mendorong pembelian berulang adalah hal yang sangat penting dilakukan. Karena terkadang Anda belum mendapatkan profit pada pembelian pertama atau kedua. Untuk itu Anda harus mendorong agar konsumen terus melakukan transaksi dengan menawarkan berbagai program yang menarik.

5. Menunda pembelian inventaris

Pembelian atau penambahan fasilitas memang diperlukan untuk meningkatkan daya saing bisnis Anda. Namun jika tidak dilakukan dengan efektif akan mempengaruhi kestabilan cash flow bisnis. Kestabilan dan keamananan cash flow haruslah menjadi prioritas utama. Untuk itu sedikit menunda pengadaan inventaris dapat menjaga cash flow tetap stabil.

Mengelola keuangan usaha harus dilakukan dengan perencanaan yang komprehensif sehingga Anda dapat menentukan mana yang menjadi prioritas dan mana yang bisa ditunda.

orang telah membaca artikel ini.
Wikipedia SiteWide Iklan Baris
wisata modera furniture